News Today

Berita Detik.com

15 Januari 2010

Pelangi Murid SMA Islam Al-Azhar 6


Sejarah Paling Lucu

Ketika saya dudk di kelas 2 smp saya mengalami kejadian yang lucu dan berkesan.
BEGINI CERITANYA: ketika itu saya sedang shalat,kebetulan saya shalat paling ujung ke-2 sebelum kawan saya…
Waktu saya shalat dI sebelah saya ada teman saya yang tidak shalat sedang membawa kamera, ketika itu kami yang sedang shalat di foto oleh teman saya..
Dan bodohnya saya kira dia Cuma bercanda doang, eh malah d foto…



INI FOTONYA…



DITAMPAR LAH SAYA OLEH USTAD….
PLUS BOTAXXXX

Story By : Rianto Rimbawan




CERITA PALING MEMALUKAN….
Waktu saya kelas 3 SD saya pernah meluk bapak-bapak yang dikira bapak saya...
Hehehehehe…. 
Saat itu saya, bapak saya, dan kakak saya sedang menunggu obat di apotek. Sambil menunggu saya dan kakak saya bermain kejar-kejaran. Sudah keliling-keliling apotek 3 kali saya ga biasa menangkapnya, akhirnya saya sendiri yang tertangkap dan langsung didorong dan jatuhlah saya. 
Ketika itu saya lari ke bapak saya yang lagi duduk dan langsung memeluknya, saat itu saya tidak melihat wajahnya karena bapak itu sedang baca Koran. Tiba-tiba bapak saya yang asli datang dan berkata: lisa lagi apa kamu? Siapa yang kamu peluk? 
Saya: hah, aduh salah orang… maaf pak. 
Bapak palsu: oh ga papa qo, kmu kira bapakmu yah de? 
Saya: iya pak. Maaf ya pak. 
Kakak saya: kasian deh loh..
Story by : Alysa



Dulu waktu ketika aku kecil, aku senang sekali kalau di ajak pergi ke mall. karena aku bisa beli mainan yang banyak. tetapi suatu ketika aku di ajak sama mama aku pergi k mall aku langsung memilih mainan mana yang akan aku beli. ketika aku sudah memilih maninan mana yang akan aku beli aku menarik-narik mama untuk membayar mainan itu. tetapi ketika sedang di bayar, mama aku pergi meningalkan aku tanpa sepengetahuan aku. ketika kasirnya meminta uang ke aku, akunya binggung karena aku pikir mama aku sudah membayarnya dan ketika aku cari mama aku tidak melihatnya sejauh mata memandang dan aku menangis histeris. Akhirnya mama aku keluar dari tempat persebunyiannya dan tertawa. Semenjak itu aku kapok beli mainan lagi d mall karena takut di boongin sama mama aku...hehehe....

Story By : Ryan Bermana Putra





Pada sore hari, saya ingin jalan-jalan ke kampung, kebetulan hari itu terjadi hujan yang sangat besar. Sekitar 1 jam kemudian hujan dah reda, akhirnya saya bisa jalan-jalan ke kampung, tetapi  jalannya becek karena belum di aspal dan banyak lumpur. Pada saat berangkat adik saya mau ikut tetapi saya tinggal saja, tiba-tiba di jalan motor saya kepleset dan jatuh teruz di seberang kali ada ibu-ibu yang lagi duduk di warung dia mentertawakan saya dengan terbahak-bahak lalu dia bilang : “weh orang gendut jatuh dari motor” ( sambil tertawa ).
Saya malu dengan muka yang malu, lalu untung saja motor saya tidak masuk kali padahal kali itu sedang banjir dan deras...hehehe..
itulah pengalaman saya yang tidak pernah saya lupakan ….ahahhaa
Story By : Dedi




INI BENAR-BENAR CERITA NYATA!!!
Tepatnya dihari kamis tnggal 21 bulan januari 2010 pukul 15:45 setelah pulang sekolah saya dan teman-teman XII.IPS berniat pulang tapi kami semua masih menunggu angkutan umum yang akan membawa dari sebagian kami untuk pulang. Kebetulan ketika kami semua sedang menunggu angkutan umum di depan warung tegal ada anindya dan kawan-kawan XII.IPS juga sedang berkumpul didepan gapura al-azhar yang bersiap untuk pulang. Mereka semua sudah standby di motornya masing-masing, nah cs saya si rianto menatapi anindya dengan kedua tangan yang berada disamping pinggangnya kemudian anindya pun membalas tatapan rianto yang membuat dia tidak enak, akhirnya saya pun di ajak oleh rianto untuk menatapi anindya tapi tidak lama kemudian ia datang menghampiri kita dengan cara pertama dia membanting helm yang dipakainya di depan gapura,setelah ia terlihat berlari menghampiri kita semua..eh si rianto malah berlari meninggalkan kami karena iy takut oleh anindya.
Setelah anindya berada didepan kami semua ia berterik tidak jelas gitu, mboh mah ngomong apah. Saya tidak ingin terlibat dalam hal seperti itu dan saya berpura-pura tidak mendengarkanya dan agak menjauh dari dia. Eh akhirnya mah saya juga yang jadi sasaran di tempat umum seperti itu dia menarik-narik jaket saya dan saya pun diseretnya, sayapun terseret oleh dia karena tenaga dia yang besar (makan apa sih tuh orang) hhe…sambil menarik-narik jaket saya ia pun berteriak-teriak kepada saya dan iapun berkata: “HEH SELAMA INI SAYA ITU COBA SABAR SAMA KALIAN SEMUA TAPI KESABARAN SAYA PECAH, GUE PENGEN NANYA KE LO GUNG SLAH GUE TUH APAH?” (sambil mendorong-dorong saya) saya pun ngmng ke dia :” HEH NGAPAIN LU NARIK” JAKET GUE? GATAU MALAU BANGET SIH LU!?”.akhirnya datang sang ultramen dari matahari yaitu FARIDL ALMAWADI, dia membantu saya agar si anin tidak lagi memegang” jaket saya akhirnya farid pun berhasil melepaskan tangan anindya dari tubuh saya…..farid pun berkata : “LUMAYAN MEGANG TANGAN CEWE!” HHEE..sedangkan anak-anak yang lain tidak membantu saya mereka semua asik jadi penonton. Saya lah yang jadi bahan tertawaan oleh orang-orang yang berada disitu. maluuuuuuu..(entah orang lain berpikiran apah ketika si anindia itu menarik-narik jaket saya,mudah-mudahan ga mikir yang macem-macem) amin..
Setelah di lerai oleh farid akhirnya emosi anindia pun mereda dan iapun pulang.
Story By : Agung Anugrah Putra



 PENGALAMAN YANG MEMALUKAN SEKALIGUS MENYEDIHKAN    
            Ini kisah ketika saya dan teman saya yang bernama Yoga ingin membeli perlengkapan MOM ( Masa Orientasi Sekolah ) di SMA. Pada waktu itu, saya dan Yoga ingin membeli perlengkapan yang harus dibawa pada waktu MOM. Kejadiannya terjadi setelah kami selesai membeli perlengkapan untuk MOM, tetapi ketika di alun-alun Serang tepatnya depan Ramayana Serang terjadilah kejadian yang memalukan dan menyedihkan. Kejadian tesebut terjadi karena teman saya Yoga yang mengendarai motor bersama saya ingin menyalip dari kiri pengendara motor lainnya, tetapi sang pengendara motor tersebut tiba-tiba berbelok ke kiri yang hendak bermaksud masuk ke Ramayana. Akan tetapi, sang pengendara motor tersebut tidak menyalakan lampu ‘sen’ dan secara bersamaan Yoga sedang melaju kencang mengendarai motornya dan menyalip sang pengendara motor tersebut. Lalu, Yoga dan  saya pun terkejut  dan terjadilah tabrakan yang sangat dasyat, motor yang dikendarai Yoga langsung menabrak motor bagian belakang sang pengendara motor tersebut. Sang pengendara motor yang sedang memboncengi wanita dan anak langsung terjatuh, dan yoga pun terjatuh melepas motornya, sedangkan saya loncat ke belakang.  Kemudian setelah kejadian tersebut, kami dan sang pengendara motor tersebut di bawa ke pos polisi untuk menyelesaikan masalahnya. Sang pengendara pun marah dan ingin meminta ganti, tetapi saya dan Yoga melawan untuk menggantinya, karena sang pengendara motor lah yang salah. Lalu, pak polisi menjadi mediator dan masing-masing diminta untuk menunjukkan SIM dan STNK. Akan tetapi, sang pengendara motor dan Yoga tidak memiliki SIM, hanya ada STNK saja. Jadi, pak polisi menyalahkan Yoga dan sang pengendara motor tersebut. Karena tidak ingin masalahnya diperpanjang, maka kami sepakat untuk berdamai. Akhirnya, kami pun berdamai dengan sang pengendara motor tersebut.   Semuanya pun terluka, walaupun saya dan Yoga hanya lecet-lecet saja tetapi luka yang ada di bahu saya masih membekas samapai sekarang. Itulah pengalaman yang memalukan dan menyedihkan bagi saya.
By : Muhamad Faridl Almawadi
NENEK
Hal yang paling menyakitkan bagi saya adalah tidak bertemu dengan almarhum nenek saya untuk yang terakhir. Jadi begini ceritanya ,setiap lebaran idul fitri keluarga saya biasanya berkumpul bersama ,bersilaturahmi dengan para tetangga,membagikan ampau untuk anak kecil yang datang,setelah semua itu dilakukan kami sekeluarga makan bersama di mushola kecil samping rumah ,sebut saja mushola keluarga ,disana semua keluarga berkumpul  hmmm. . betapa senangya saya ada di kerumunan mereka  sambil makan dan bergurau, selanjutnya hal yang lumrah di keluarga saya adalah melanjutkan silaturahmi ke rumah nenek  maybe jarak rumah saya dengan nenek lumayan jauh  ,saya berkunjung kerumah nenek biasanya 1 tahun 2 kali ,. Disana seperti biasa lagi bersalam salaman ,cipika cipiki dengan saudara saudara  hhhm senang juga ada di kerumunan mereka ,next kami sekeluarga pergi berjiarah ke ruma nenek moyang . waktu berlalu dengan cepatnya hingga matahari terbenam ,waktunya kami untuk pulang ,kami pamit dengan nenek,kakek ,saudara semuanya dan finally kita kembalii pulang kerumah. Tidak disanggka itu adalah pertemuan  terakhir  saya dengan nenek , taun berikutnya idul fitri lagi ,sama seperti cerita diatas ,melakukan hal yang sama setiap tahun ,ketika itu orang tua saya dan adik saya sudah masuk ke dalam mobil untuk pergi bersilaturahmi kerumah nenek ,tapii  ga tau kenapa saya malas untuk ikut dengan mereka ,orang tua saya memaksa agar saya ikut dengan mereka tapi sya bersikukuh tidak mau ikut ,saya lari ke kamar mengunci pintu dan menangis ,saya menangis karena saya membantah orang tua ,saya menagis karena tidak pergi ke rumah nenek ,dan mungkin saya menangis karena pada saat kesempatan terakhir bertemu dengan nenek saya anak yang tidak dipertemukan . saya menyesal ,saya merasa saya ga berkemanusiaan ,saya merasa bersalah. Andai waktu bisa diulang saya ingin bertemu bercanda lagi dengan nenek ya walaupun saya kurang akrab denganya ,tapi suaranya seperti selalu ada di telingga saya .  Ketika nenek meninggal saya percaya tidak percaya ,ternyata nenek meninggal pada saat ia akan mengambil wudhu d kamar kecil ,ia terpeleset dan tak seorangpun yang tau ,keesokan paginya nenek ditemukan di kamar mandi dengan posisi tubuh dudukketika itu ia masi sadar , setelah itu nenek dilarikan di rumah sakit ,, ternyata terlambat nenek pergi pada saat akan dibawa kerumah sakit , percaya tidak percaya ,saya benar benar merasa bersalah. Nek semoga nenek tenag disana . saya sayang nenek.
By : Annisa Mufida 
Cerita Mas Hendar...
Pada suatu malam sekitar jam 00:37, saat tes kenaikan tingkat dalam "tapak suci", pada saat itu para peserta di suruh melewati hutan yang panjangnya sekitar 2 KM dengan berjalan kaki, dan ini adalah tes keberanian. Saya beserta 3 teman saya(2 laki'' dan 1 perempuan) di tugaskan untuk menakut-nakuti para peserta dengan cara memakai costum POCONG. dan kami di tempatkan di pos-nya masing''. setelah kami selesai menyelesaikan tugas tersebut, kami pun sedikit ber istirahat di pos kami, dan teman saya ingin sdikit berphoto-photo menggunakan HP teman saya, lalu saya pun yg memotret-nya, sehingga kami melihat ada sesosok mahluk hitam yang matanya menyala di dalam photo tersebut.
By : Hendar
 
Cerita Lucu Fachri
Berawal dari kedatangan saya ke kampung halaman teman saya.Terlintas saya melihat tidak ada yang aneh disana.Tetapi begitu saya jauh lebih dalam memasuki area perkampungan tersebut, saya melihat seorang bapak-2 membawa sebuah rak tempat tidur dengan dibantu oleh sebuah sepeda.Saya tertawa sekaligus kagum melihat cara bapak tersebut memanfaatkan fasilitas yang ada sebagai alat bantu kerja.Cara yang sangat unik dan sangat membuat saya tidak bisa melupakan nya.
 By : Mohamad Fachri Maulana
KEPELESET DI SAWAH 
Sewaktu aku duduk di kelas 1 SMP aku mempunyai teman yang bernama Selin, Silvia yang biasa aku panggil Vinyo dan Youla. Mereka teman sepermainan sewaktu aku SMP. Diantara kita yang memiliki badan besar adalah Selin. dia selalu menjadi komando kami saat bermain, karena rumah kami tidak begitu jauh, maka kami suka bermain di rumah Selin karena tempatnya rindang. Pada suatu hari sepulang sekolah aku dan teman-temn bermain kerumah selin, Vinyo pergi kerumah Selin dengan menggunakan sepedah, sedangkan aku, Youla, dan Selin berjalan kaki. Vinyo mengajak bermain kerumah aku, rumah aku dengan rumah Selin bisa di tempuh dengan dua cara, cara pertama dengan melalui jalan raya, dan cara kedua dengan melawati persawahan. Lewat jalan raya lebih lama, sedangkan lewat persawahan lebih dekat karena memotong jalan. Akhirnya aku dan teman-teman memilih melewati persawahan. Sewaktu diperjalanan Vinyo sedang pusing dengan sepedahnya, di bingung bagai mana caranya agar sepedahnya bisa ikut menyebrangi sawah. Sesampainya di sawah vinyo tidak mau jalan tanpa sepedahnya, akhirnya Selin pun menggotong sepedah milik Vinyo. Aku dan Youla hanya tertawa melihat tingkah Selin dan Vinyo. Pada saat ditengah perjalanan, Selin terpeleset dan masuk ke sawah. Badannya  kotor penuh dengan lumpur dan sepedah milik Vinyo bermandikan lumpur. Vinyo, aku, dan Youla tidak bisa menahan tawa, sedangkan Selin marah-marah kepada kita. Akhirnya kami tidak jadi pergi ke rumah ku dan kembali kerumah Selin.
By : Gebby Pangestika
Yaa salah gue sii…
Lima taun yang lalu.. ada tuu cowo yang putiiih banget namanya MFA* baik, pendiem, pinter pula. Sayangnya banyak yang kurang suka ma dia, Karna aneh lah, cupu lah, sombong lah. Yaah abis lah dia! Awalnya sii gue deket ma dia karena dia tuh pinter banget bahasa inggrisnya. jadi gu khamp bisa blajar ama dia, hehhe :D Tapi lambat laun temen gue bilang kalo dia suka sama gue. WHATSSSS ??!!! shock dong gue. Secara gue gak punya rasa apa-apa ama dia yang ada malah jadi ilfil. iiuuhh*
Mati laah gue, dicengin abis-abisan satu kelas. Yaudah gue hindarin aja tu cowo. Tapi gak tau kenapa rasa suka itu malah timbul dihati gue!! Mampua laa eke… mau disimpen dimana niii muka ? sumpah bingung banget gue* yaah akhirnya gue cuma bisa mendem prasaan gue buat dia. Dan begonya gue, gue lebih mentingin image und gengsi gue daripada perasaan yang gue punya buat dia. Sampe akhirnya Lulus tuh dari SMP. Seiring waktu gue mulai lupa sama dia. Yaah pastinya karena ada someone yang uda rebut hati gue sampe skarang.
Tapi beberapa bulan ini gue jadi sering mikirin dia. MFA yang gue rinduuu banget! Gue cari tuu nama dia di FACEBOOK. Tapi sumpah nauzubilah susa benerrr* gue cari info dia dari temen-temen yang pernah satu skola ma dia, tapi gak ada yang tau. Sampai akhirnya gue bolak balik tu nama dia, and then.. ketemu juga dia di dunia FB. Gileeee….. siapa tooh ?? 360 derajat tuu orang berubah. Grrr* makin cool, ganteeng, gahool, dan yang pasti makin nyesel aja gue..
Pas banget dia lagi OL and yang paling gue seneng dia masi inget gue cing!! malah dia ngasih nama gue “MERIJANI” yang skarang jadi nama FB gue. Hehehee.. :) niatnya cii mau perbaiki hubungan, tapi ternyata dia uda punya cw. Hheuhh T.T jadi gak mungkin kan gu rusak hubungan mereka. Jadi yaa gue Cuma bisa nelen ludah doang dan yang pasti ikut senenglah buat dia ^^.
Mungkin ini cerita biasa buat kalian tapi lain halnya buat gue. bagi gue ini sejarah ke dua yang paling menyedihkan dari insiden waktu itu dan nii kisah yang paling gue sesali. Hhooaah :o
Karena dari kisah ini gue mulai belajar untuk bisa hargain orang lain seburuk atau sebaik apapun dia. Dan yang pasti “Jangan liat seseorang dari penampilannya melainkan dari hatinya” dan emang bener penyesalan selalu hadir di akhir cerita. Yaa salah gue siii…… x)
Dan ini untuknya :
Dalam hening pikiranku menari 
Dalam sunyi hatiku menyanyi
Isaaaaal.......*
Sahabat yang ku sayangi.....
By : Meriyani
 
Antara Hidup dan Mati..
          Ketika itu aku kelas 5 SD, dan ketika itu pula sedang liburan sekolah akhir semester. Aku bersama keluarga besar dari mamahku pergi ke anyer untuk liburan. Tetapi, saat itu badanku sudah mulai panas. Ketika disana aku berenang bersama sepupu-sepupuku di pantai dan di kolam renangnya…
          Ternyata malam hari ketika menjelang tidur, aku menggigil kedinginan. Aku tidur bersama sepupuku di lantai 2 dan mamahku tidur di bawah. Aku tak sanggup untuk turun karena yang kubutuhkan pada saat itu adalah selimut yang tebal. Akhirnya aku baru bisa tidur larut malam dengan selimut se’adanya karena rebutan dengan sepupuku.
Keesokan harinya badan ku panas dan mamahku memberi aku obat agar menurunkan panasku. Setelah pulang dari liburan tersebut, aku ke dokter untuk memastikan sebenarnya aku sakit apa. Aku pergi ke dokter umum deket rumah dan beliau menyuruh agar aku di cek darah. Karena takutnya aku Demam Berdarah,Types atau yang lainnya.
          Keesokan harinya aku cek darah dan setelah cek darah, kata dokter trombosit aku rendah dan di sarankan aku ke Rumah Sakit agar ada tindakan selanjutnya. Dan setelah aku ke Rumah Sakit DKT, dokter disana langsung bilang bahwa aku harus di rawat….........
Aku nangis karena aku ga mau di rawat, aku juga bilang lebih baik aku minum obat yang banyak daripada harus di rawat. Tetapi, mamahku bilang percuma kalau cuma minum obat doang yang ada panasku ga turun – turun. Akhirnya mau ga mau akupun di rawat di Rumah Sakit DKT. Hari ke dua aku disana, aku mendadak menggigil lagi. Ketika itu teman – temanku sedang ada yang menjenguk.
Ketika larut malam akupun menggigil lagi dan aku tidak sadarkan diri karena panasku mencapai 42oC. Ketika itu kakakku yang perempuan (Teh Asri) ke ruang UGD untuk mencari dokter agar cepat – cepat menanganiku. Ketika itu pula mamah,bapak dan kakakku yg laki –laki (A’Iki) sudah bingung harus bagaimana. Banyak orang – orang yang melihatku dan mengira aku kesurupan. Akhirnya datang uwa ku dan langsung memberi solusi agar aku di bawa ke Rumah Sakit besar namun dekat dari Serang.
Saat itu yang uwaku ingat adalah Rumah Sakit Siloam. Kemudian akupun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam menggunakan ambulance. Sepanjang jalan kata mamahku mataku melotot. Sesampainya di Siloam aku sudah koma, akupun menggunakan bantuan oksigen. Setelah aku sedikit sadar aku melihat orang – orang di sekitarku berubah. Mungkin karena panasku juga belum turun.
Setelah aku sadar keesokan harinya. Aku bertanya kepada mamahku : “Mah,kita ada di hotel yah?” lalu mamahku menjawab : “ Boro –boro di hotel, orang ada di Rumah Sakit”. Selama 5 hari aku menggigil terus. Sampai –sampai dokter yang menanganiku bingung sebenarnya aku sakit apa. Karena sudah di cek darah berkali – kali tapi penyakitku belum ditemukan dan panasku juga tidak turun – turun. Akhirnya dokterpun membiakan darahku, setelah 2 hari kemudian baru terlihat bahwa ada bakteri Psydomas Cepaccia, yaitu bakteri yang dapat menyerang otak jika tidak langsung di tangani. Untungnya aku selama di sana diberi antibiotic yang melalui infusan, sehingga untuk penambahan antibiotic tidak dimulai dari nol lagi. Kurang lebih sebelas hari aku di rawat disana, aku baru diizinkan pulang dengan syarat harus cek up 1 minggu berikutnya… 
By : Firda Triyana
Sewaktu SMP  
Sewaktu saya smp saya mengalami banyak kejadian yang bagi saya luar biasa dan sulit untuk di lupakan. karena sewaktu saya duduk di kelas 3 smp di ponpes DAAR EL-QOLAM saya pernah di jemur di tengah lapangan bersama teman sekelas saya dan tambah hafalan surat yasin dalam waktu 3 hari. karena wkt itu saya dan teman sekelas saya terlambat masuq kelas. tapi saya berusaha lari untuk tidak di kejar dengan bagian keamanan eh... memang waktu itu nasib saya sdh sial jadinya saya dan teman saya tertangkap dan akhirnya kita di jemur ditengah lapangan dengan berdiri di atas kursi dan di tambah menghafal surat yasin.heeeeeeee... heeeee
By : Queen Rizki
Cerita Hana 
Ketika itu usiaku masih 8 tahun dan aku baru duduk dikelas 3 SD. Sedikit demi sedikit orang tuaku membuka usaha bengkel motor kecil-kecilan dari hasil tabungan yang dikumpulkan papah dan mamah dari hasil berjualan sembako didepan rumah. Awalnya bengkelku maju pesat bahkan pendapatan kami dari bulan ke bulan semakin meningkat. Tetapi tepat ketika usia bengkelku akan beranjak ke 1,5 tahun dengan seketika bengkel yang baru keluargaku rintis tiba-tiba bangkrut. Berbagai sebab kami simpulkan hingga berakhir pada kesimpulan bahwa bengkelku terkena gangguan dari makluk gaib, berbagai ikhtiar keluargaku lakukan, dari mulai ke pa kiai hingga ke paranormal yang tak jelas apa itu ilmunya. Hari demi hari terus terlewati dengan keadaan bengkel dan keluargaku yang semakin terpuruk, semua harta yang ada habis keluargaku keluarkan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya untuk merubah bengkelku seperti semula. Bukan hanya itu hal-hal aneh diluar logikapun terjadi, entah mengapa setiap orang yang melewati bengkelku, mereka melihat bengkelku seperti pemakaman yang sunyi, selain itu kejadian anehpun menimpah papah, mamah, aku dan kakak angkatku yang selalu membantu keluargaku. Pernah suatu ketika kami semua merasa tidak enak badan dan tidak betah dibengkel bahkan mamah sering terkena semacam guna-guna. Aku tidak percaya dengan semua ini awalnya, tetapi aku merasakan sendiri hal itu. Kejadian itu membuat keluargaku menjadi lebih terpuruk, karena penghasilan keluargaku hanya dari bengkel tersebu, bagaimana untuk memenuhi kebutuhan yang lain, untuk makan saja kami susah, dalam sehari kami paling besar hanya mendapatkan uang sebesar Rp.2000, uang tersebut kami belikan mie rebus untuk makan kami sehari papah, mamah dan aku. Hal yang paling tidak dapat aku lupakan ketika aku, papah, dan mamah dalam waktu dua hari kami hanya makan satu mie rebus yang kita makan bersama, walaupun sejujurnya mie rebus itu tidak mengenyangkan akan tetapi syukur alhamdulillah kami merasa itu sudah cukup, dibandingkan kami tidak makan sama sekali. Kejadian itu berlangsung cukup lama sekitar 2,8 tahun hingga allah memberikan jalan lain untuk kami, mamah diterima menjadi PNS dan papah diterima menjadi distributor pupuk. Dibalik kejadian itu begitu banyak hikmah yang dapat kami rasakan, dari rasa syukur kami kepada Allah, hingga indahnya kebersamaan baik dalam suasana duka maupun senang.
Terimakasih semoga cerita ini dapat bermanfaat agar kita selalu bersyukur kepada allah dalam kondisi apapun. amien
By : Hanna
Cerita Inceu
Kalau di inget-inget lagi kejadian ini sangat membuat terharu, bagi gw. Kejadian itu terjadi dimana gw lagi ujian tengah semester. Pagi, seperti biasanya jam 05.50 gw udah berangkat sekolah. Sebelum berangkat gw pamitan dulu sama orang tua, itu udah jadi aturan dirumah gw.
Gw berangkat dengan perasaan nyantai, walaupun nantinya gw bakalan pusing kerjain soal-soal karena malamnya gw gak banyak belajar.
Hari ini hari jum’at, jam 11.30 gw dan teman-teman udah keluar kelas karena para pria akan menunaikan ibadah shalat jum’at. Gw dan teman-teman yang pada saat itu sedang “datang bulan” duduk-duduk di depan sekolah sambil ngebahas soal-soal yang tadi dikerjain. Handphone gw ada saku baju gw. Tiba-tiba handphone gw geter-geter, spontan gw angkat langsung panggilan dari nyokap gw.
Nyokap            : Hallo…
Gw                   : Hallo, ada apa mah ?
                         (Suara nyokap kedengeran bindeng banget kaya abis nagis)
                         Gw makin penasaran kenapa ma nyokap. Gw tanya lagi.
Gw                   : Mamah ada apa? Kenapa ?
Gw makin penasaran, perkiraan gw kayanya nyokap masuk rumah sakit lagi karena keguguran lagi karena nyokap lagi ngisi 2 bulan.
Nyokap            : (sambil tersendu-sendu nyokap bilang) teteh papah…
Gw                   : Kenapa papah…?
Nyokap            : Papah masuk rumah sakit.
Gw                   : Kok bias? Sakit apa?
Nyokap            : Papahnya kesetrum
Spontan gw kaget banget, tapi dibalik keterkejutan gw kok bisa bokap kesetrum. Kesetrum apaan?
Sambil mikir gw trus introgasi nyokap.
Gw                   : Trus papahnya dirawat dimana sekarang?
Nyokap            : Di Rumah sakit KS di ruangan Flamboyan.
Gw                   : Ya udah nanti ince ke sana
Nyokap            : Tetehnya udah selesai ulangannya ?
Gw                   : Udah. Ini lagi nunggu pulang aja.
Nyokap            : Ya udah ya. Hati-hati tetehnya dijalan
Gw                   : Iya.
Abis tutup telepon dari nyokap gw bilang ke temen-temen kalo bokap masuk rumah sakit dan trus gw langsung minta izin sama guru piket buat izin pulang duluan. Dan gw langsung cabut dari sekolah setelah dapat izin dari guru piket.
Di bus gw mikir-mikir kok bias bokap kesetrum? Kesetrum apaan sampe-sampe dirawat dirumah sakit. Perkiraan gw bokap kesetrum karena kabel carger handphone yang kalo dirumah suka nyolok terus.
Sampenya gw di rumah sakit. Gw langsung cari ruangan flamboyan. Di ruangan flamboyan gw ketemu sodara-sodara dari bokap yang wajahnya itu tersirat kesedihan. Dalam hati gw bilang segitu parahnya yah, bokap gw. Gw masuk ruangan bokap dan disana ada sekitar 5 sampai 7 orang. Gw tanya sodara gw ada apa? Trus dia bilang yang sabar yah tetehnya.
Gw mulai ngeliat bokap dari celah hordeng. Disana di liat muka bokap diperban dan setelah gw buka semua hordengnya air mata gw turun deres banget. Pilu rasanya ngeliat bokap kaya gitu. Bokap diperban mukanya sebelah, dadanya dan kaki kanannya. Gw ngeliat raut muka nyokap yang kelihatan sedih abis. Setelah gw liat semua, gw langsung keluar ruangan karena gak kuat ngeliat bokap kaya gitu. Dan gw langsung minta pulang ke rumah utuk ganti baju dan jemput ade-ade gw dirumah.
Sekarang bokap udah sembuh dan udah bias beraktivitas seperti biasanya. Tapi kejadian itu ninggalin bekas. Bekas yang gak pernah ilang yaitu bekas kesedihan yang terbayang di ingatan gw dan keluarga. Dan juga bekas luka bakar bokap yang ada di kaki kanan dan kepala.
By : Inceu
SALAH MASUK !!
Cerita ini tentang mamah saya yang paling baik sejagat. Begini ceritanya ...
’Berawal dari seorang putri cantik yang menantikan kehadiran seorang pangeran tampan berkuda putih, yang akan datang menjemputnya’, mmh.. tunggu..tunggu.. bukan kaya gitu deh ceritanya, itu mah cerita tentang saya, hahaha !! (sabaaar Pak, jangan marah dulu... )
Begini nih ceritanya !
Semuanya berawal dari adik saya yang mendadak sakit (bukan mendadak dangdut loh!). Karena masih sangat kecil dia ga’ ngomong kalau dari awal sudah ngerasa sakit, tahunya suhu badannya kian waktu malah semakin panas. Dari situ baru tersadarlah hati seorang mamah bahwa ternyata anaknya sakit.
Karena terlalu khawatir takut terjadi sesuatu pada adik saya, tanpa pikir panjang mamah langsung mengambil tindak cepat untuk membawa adik saya ke dokter. Kemudian dengan sangat terburu-buru berangkatlah saya dan mamah ke dokter.
Ternyata dokter spesialis anak yang biasa mamah datangin tidak buka praktek malam ini.. Dengan perasaan semakin khawatir, bukan hanya mamah saja yang panik kita semua juga ikut panik. Akhirnya mamah memutuskan untuk pergi ke rumah sakit terdekat.
Sesampainya di rumah sakit, sesuai dengan peraturan yang berlaku kita harus mendaftar dan menunggu giliran masuk hingga waktu tiba. Sambil menunggu giliran kita duduk di ruang tunggu sambil beristirahat sejenak, kemudian mamah bilang ke saya ”teh, kok perasaan kepala mamahdingin banget ya ?” kata mamah yang kemudian memegang kepalanya. Betapa terkejutnya mamah, ternyata mamah lupa memakai kerudung karena saking terburu-burunya. Ck ck ck .. !
Setelah selesai diperiksa dan memebeli obat, kita semua pulang. Mamah pergi jalan duluan didepan saya dan mungkin karena sudah terlalu malam juga mamah langsung masuk ke dalam mobil. Kemudian, tiba-tiba mamah didorong keluar mobil sama orang yang ada didalam mobil itu, ga’ tau kenapa jadinya mereka malah saling dorong-dorongan. Saya yang melihat hal itu dari kejauhan jadi bingung, dan kemudian saya baru tersadar ternyata mobil itu mobil orang lain yang menyerupai mobil kita (sebenarnya bukan menyerupai sih, tapi sama!) , dan mobil kita di parkir masih jauh didepan. Dan mobil itu... ga’ tau mobil siapa ?
Karena pada dasarnya mobil kan ga’ cuma di produksi hanya satu oleh suatu pabrik. Sudah dapat disimpulkan, ternyata mamah salah masuk mobil !!
 
By : Mustika Dewi
 Pengalaman Menyakitkan..
            MOS adalah masa yang menurut saya penuh dengan penjajahan. Saat saya menjalani MOS di SMA (yang saya tidak bisa sebutkan namanya karena faktor keamanan), saya mengalami banyak sekali peristiwa yang rata-rata peristiwa itu adalah peristiwa yang menyakitkan.
            Hari itu adalah hari terakhir saya menjalani MOS. Seperti biasa sejak pagi pukul 5 saya sudah bergegas menuju sekolah. Sialnya saya selalu saja telat. Jadi saya harus menjalani hukuman sebelum bergabung dengan teman yang lain. Setiap hari kami peserta MOS harus membawa nasi goreng polos tanpa lauk atau bawang goreng bahkan kerupuk. Untuk putra 3 centong dan putri 2 centong.
            Makan siang tiba. Saya dan teman-teman yang lain mengeluarkan nasi goreng kami masing-masing. Kami hanya diberi waktu 2 menit untuk menghabiskan nasi goreng itu tanpa sisa. Dan tidak ada seorang pun peserta MOS yang diperbolehkan minum. Betapa tersiksanya tenggorokan saya waktu itu. Hampir muntah saya berusaha menelan nasi goreng tanpa mengunyahnya. Sampai akhirnya habis sudah nasi goreng saya. Ternyata penyiksaan tak berhenti. Seksi keamanan menghukum kami semua peserta MOS dengan alasan kami semua lambat saat menghabiskan nasi goreng tadi. Kami semua harus menghisap dot bayi yang menjadi aksesoris kami selama MOS dan kami harus berdiri ½ bending. 
Tiba-tiba perut saya terasa perih dan saya pun jatuh sambil menangis. Bersama korban yang lainnya saya dibawa ke ruang UKS. Sampai sore saya menahan nyeri di perut saya. hingga akhirnya ada yang membawa saya ke klinik. Saya di vonis terserang maag oleh dokter. Ternyata sampai jam 12 malam sakit saya belum juga sembuh. Terpaksa orang tua saya membawa saya ke UGD. Dan saya harus menjalani rawat inap. Dan ternyata setelah diperiksa, radang usus saya kambuh. Sehingga selama 1 minggu saya harus menjalani rawat inap.
            Sejak saat itu saya menyadari bahwa nasi goreng dapat menimbulkan gangguan pencernaan. 
By : Sarah
 Cerita Linar
Pengalaman menyedihkan yang pernah saya alami yaitu pada saat praktek biologi. Pada saat itu kelompok saya kebagian membawa pisang dan saya yang kebagian membeli pisangnya. Karena pelajaran biologi setiap hari senin dan kamis, hari minggunya saya membeli pisang. Jauh-jauh saya pergi ke karawaci dengan tujuan membeli pisang pada saat saya ingin membayarnya, harga pisang tersebut hilang karena suasana kasir yang penuh saya pun tidak jadi beli pisang dan akhirnya saya membeli pisang di Serang. Tidak sampai disitu saja penderitaan saya, karena laporan yang disuruh buat setiap kelompoknya belum selesai akhirnya praktekpun ditunda. Akibat dari hal tersebut sayapun membeli pisang hingga 3 kali.   
By : Linardita
Pengalaman Hidup Memalukan Plus Menyedihkan 
Sewaktu saya duduk di bangku SMP, saya mengikuti kegiatan ekstrakulikuler  basket. Pada waktu itu, saya masih belum bisa memahami cara bermain basket yang benar. Setiap latihan saya tidak pernah bisa memasukan bola ke dalam ring,, hehehe…(maklum baru belajar)  Namun, pelatih basket saya terus melatih saya agar bisa bermain basket yang benar. Setelah saya berlatih selama beberapa bulan dengan teman-teman saya yang lainnya, tim basket putri dari SMP saya mengadakan pertandingan melawan tim putri dari SMP lain. Saya semakin takut saja mendengar hal seperti itu. Karena saya belum bisa bermain basket.
Hari pertandingan basket pun tiba. Saya semakin gugup saja. Ketika tim basket putri dari SMP saya mulai di panggil untuk bertanding, perasaan saya pun semakin gugup tak karuan. Maklum, saya belum bisa memasukan bola ke dalam ring basket. Pertandingan pun di mulai. Awalnya pertandingan berjalan lancar. Tetapi, pada saat di tengah pertandingan, saya mendapatkan giliran untuk membawa bola basket tersebut. Teman-teman yang sedang  berada di pinggir lapangan untuk menonton pertandingan langsung melihat kepada saya semuanya begitu pun pelatih basket saya.( karena hanya sayalah yang belum terlalu bisa bermain basket) :D Namun, bukan kepercayaan diri yang saya dapatkan tetapi rasa takut, gugup, dan malu campur aduk di dalam pikiran saya…L
Kemudian, Saya drible bola basket tersebut untuk di berikan kepada teman saya agar memasukan bolanya ke dalam ring. Karena saya tahu, jika saya yang memasukan bolanya pasti bola tersebut tidak akan masuk ke dalam ring..hehehee.. setelah saya drible bola tersebut ternyata di depan saya ada lawan yang sedang mengahadang saya. Saya pun tidak bisa berbuat apa-apa. Lawan semakin mendekati saya untuk merebut bolanya. Karena saya berlagak sok bisa akhirnya bola itu saya pegangi dengan sekuat mungkin agar tidak direbut. Bukannya saya menjadi pahlawan untuk kemenangan tim saya tetapi saya malah menangis dan memalukan tim saya..hik..hik..hiks..
Penyebabnya, lawan saya tersebut malah memeluk saya bukan mengambil bola tersebut hingga saya tidak bisa bergerak sama sekali. Karena saking takutnya  saya, saya pun menangis di tengah lapangan hingga peluit wasit pun di bunyikan untuk berganti pemain. Teman-teman setim, penonton dan pelatih basket saya pun tertawa semua. Karena, melihat saya menagis hanya karena di peluk oleh lawan…hahahhaa..
Dan dari pertandingan bola basket tersebut saya kapok untuk bermain basket lagi. Karena, saya takut jika peristiwa seperti di atas terulang lagi…^_^ 
By : Diny Septiani 
Sejarah Memalukan
Ketika saya masih duduk di bangku kelas IX di SMP, saya selalu pulang naik beca bersama keempat sahabat saya. Ceritanya, siang hari itu seperti biasa saya sebelum pulang kerumah pergi ke suatu tempat yang banyak jajanannya. Berempat kami naik beca langganan kami, becanya sudah disediakan papan kecil yang diletakkan di bawah agar muat untuk empat orang, sedikit nekat.
Entah kebetulan atau apa, saya ingin sekali duduk di bawah beca atau di atas papan, otomatis saya berada di depan dan wajah saya hanya terkena setengah dari atap beca itu atau hanya setengah wajah yang terlindungi oleh atap beca dari matahari dsb. Ketika melewati jalan yang disekitarnya banyak sekali terdapat tempat sarang burung wallet, saat kami tertawa terbahak-bahak, ada sesuatu yang jatuh tepat di atas hidung saya. Kami semua yang tadinya tertawa, seketika terdiam. Melihat apa yang ada di atas hidung saya, mereka tertawa kembali, sangat keras!!. Dan ketika saya menyadari bahwa TERNYATA yang tadi jatuh di atas hidung saya itu adalah kiriman dari para burung yang terbang melayang bebas, saking bebasnya tidak permisi untuk membuang kotoran di hidung saya. Teman-teman saya malah mengatakan “untuk ga masuk ke mulut!” tapi benar juga memang. :D
Setelah itu, saya berteriak dan sibuk mencari tisu. Tapi, sialnya tidak ada yang membawa tisu. Akhirnya, saya mengelapnya dengan dasi sekolah saya. Huuh, menyebalkan memang. Tapi itu adalah hari yang menurut saya memiliki kesan tersendiri. Kapan lagi kejatuhan kotoran burung PAS DITENGAH-TENGAH HIDUNG DIATAS BECAK BERSAMA SAHABAT.
By : Lasmagita alias Ndhul
“Niatnya Pamer Malah Bikin Malu……!!!!”
Waktu itu kira – kira umur saya sekitar 6 tahun. Kakak saya baru saja dibelikan sepedah oleh bapak saya. Sepedahnya berwarna hitam. Sepedahnya tidak terlalu tinggi, sehingga saya pun ingin mencoba menaikinya. Dengan membujuk dan memberanikan diri. Saya pun meminta izin kepada kakak saya supaya saya diizinkan untuk meminjam sepedah barunya itu. Untung saja kakak saya orangnya baik. Dia mau meminjamkan sepedahnya kepada saya. Kurang lebih seminggu saya belajar mutar – mutar sekeliling daerah lingkungan rumah saya. Yang awalnya saya tidak bisa mencapai tempat duduk sepedah itu sampai saya bisa walaupun sedikit – sedikit saya bisa sampai duduk di bangkunya itu juga dengan kaki saya yang jengkek karena belum bisa mencapai tanah sepenuhnya. Awalnya saya hanya berani mutar – mutar lingkungan rumah saya. Tetapi saya pun ingin mutar – mutar menaiki sepedah lebih jauh lagi. Dengan bangga saya menaiki sepedah kakak saya itu, ditengah perjalanan saya ketemu dengan adik saya dan adiknya teman saya. Mereka berdua teman sepermainan. Mereka berdua ingin diboncengi saya. Walupun awalnya saya ragu untuk membonceng mereka berdua, karena alas an saya belum terlalu lancar menaiki sepedah itu. tetapi karena saya ingin pamer saya pun dengan penuh kepastian mengizinkan adik saya dan adik teman saya untuk saya boncengi naek sepedah. Dalam tikungan salah satu dekat rumah saya bisa melewatinya dengan lancar, walau dengan goyang – goyang stang sepedah karena grogi baru pertama kali membonceng. Namun keberuntungan itu sekarang tidak memihak kepada saya lagi. Saat tepat dijalan yang jalannya memang lurus tetapi dua disisi jalan tersebut terdapat koco saya pun mulai grogi, apalagi setelah melihat beca yang tengah melintas berlawanan arah dengan jalur yang saya lalui. Saya menutup mata, dan bruurrrr…. Kami bertiga pun masuk kedalam koco tersebut. Adik saya yang dibelakang tidak terlalu parah masuk kedalam koco tersebut dan selain itu adik saya pun meloncat dari sepedah tersebut jadi tidak terlau parah tetapi saya dan adik teman saya, tepatnya adik teman saya yang berada didepan saya yang belum sempat meloncat saat kami kecebur tersebut adik teman saya tersebut masuk sampai kepalanya ikut tercebur kedalam koco tersebut, karena badannya yang kecil dan memang dia masih kecil. Dia pun menangis. Lalu warga sekitar lingkungan tersebut pun membantu saya dan adik teman saya itu keluar dari koco tersebut. Kami berdua penuh dengan lumpur hitam yang tak tau apa bau yang ditimbulkan. Saya terlanjur malu. Saya pun ikutan nangis karena melihat sepedah yang saya pinjam dari kakak saya tersebut masuk kedalam koco yang dalemnya lumayan hingga sepedah tersebut Cuma keliatan stangnya doang. Saya pun takut dimarahi oleh kakak saya, makanya saya pun menangis. Ternyata dengan saya menangis kakak saya pun tidak terlalu memarahi saya Cuma kakak saya member tahu saya supaya jangan memboncengi anak orang lagi, apalagi kalo naek sepedahnya belum lancar. Denger itu ? itu kata kakak saya. Saya sedikit lega walupun saya sebenernya malu sekali jika mengingat waktu saya berada didalam koco tersebut masih dalam keadaan memegang stang sepedah tersebut. Niatnya Pamer, Malah Bikin Malu diri sendiri.
By : Milla Megawati  
"kalo bisa sih jgn dipampang yah pak punya saya"  
Pengalaman yang paling berkesan selama hidup saya adalah : ketika saya masih duduk di bangku TK, waktu itu kebetulan ibu saya sedang mengandung. pada saat usia kandungannya 9 bulan saya mengantarkannya ke rumah sakit untuk cek kandungan dan ternyata dokternya menyuruh untuk melahirkan hari itu juga. dan saya yang waktu itu masih belum mengerti apa-apa cuma diam saja. Ibu saya sibuk menelfon ayah saya memberi kabar bahwa hari ini harus melahirkan, tetapi saat itu ayah saya tidak dapat di hubungi, karena waktu itu jam kerja dan kebetulan ayah saya sedang ada rapat di kantor. alhasil ibu saya melahirkan setelah beberapa jam menunggu ayah saya selesai rapat. Saya yang bingung ingin melakukan apa akhirnya cuma duduk nongkrong kaya pengemis di depan ruangan rumah sakit sambil bawa tas kecil. Bener-bener kaya pengemis.
By : Zusrini
Takut Hujan, Petir, Gelap dan kemudian Menangis...!!!
Pada waktu itu, tepatnya pada hari kamis. Saya berada di rumah sendirian karena orang tua saya melayat anak teman papah saya yang meninggal. Sekitar pukul 17.30 turunlah hujan lebat disertai petir, mulanya saya tidak merasa ketakutan tetapi ketika magrib tiba hujan tersebut semakin lebat dan tiba-tiba mati lampu. Pada saat itu saya merasa ketakutan karena hari itu adalah malam jum’at,ada hujan lebat dan disertai petir. Untuk mengambil lilin saja saya tidak berani, saya hanya mengumpet didalam selimut karena kondisi rumah yang sangat gelap dan kerasnya suara petir. Kemudian saya mengirim message ke mamah saya , didalam message tersebut saya menanyakan kapan orang tua saya akan pulang dan tidak lama kemudian mamah saya membalas messagenya yang menyebutkan bahwa mereka pulang agak lama karena mayat anak teman papah saya tersebut baru saja di kubur. Ketika saya membaca message tersebut saya jadi tambah merasa ketakutan dan merinding apalagi itu malam jum’at. Selama satu jam saya menunggu orang tua saya tiba dari melayat, saya terus mengumpet di dalam selimut sambil menangis dan tidak berani keluar dari selimut. Hujan terus turun, suara petir tetap masih terdengar sampai orang tua saya tiba di rumah. Saat mereka pulang saya langsung lari menghampiri mamah dan bercerita semua ketekutan yang barusan saya alami. Mulai dari situlah sekarang saya jadi takut apabila ada hujan lebat, petir dan mati lampu di saat saya sendirian. Dan saya berharap tidak akan mengalami kejadian yang seperti itu lagi.
By : Farida Aryani
 
Cerita Lucu Si Imut Farah
Cerita lucu dalam pengalaman hidup saya banyak banget, tapi yang di ambil yang masih deket aja deh. Minggu kemaren, Tepatnya hari kamis (21, Januari 2010). Saya, Linardita Ferial dan Farida Aryani mengikuti les di komp.Pasir Indah. Setelah mengikuti les, kami pun pulang sekitar pukul 07.30 WIB, sebelum pulang saya memohon linardita dan farida untuk nemenin saya ke tempat foto copy, karena harus ada yang di foto copy. Sebelum pergi ke tempat foto copy-an kita bertiga jajan dulu di kantin tempat les sambil bercanda, karena mas-mas yang ngelayaninya lucu baget, mirip banget sama tholib,hhe.
        Setelah selesai jajan, Eh.. Ternyata farida di jemput, Jadinya farida pulang duluan deh. Tinggalah saya dan linardita, Tiba-tiba linardita tertawa terbahak-bahak seperti kesurupan tanpa ada sebab. Saya pun tertawa terbahak-bahak melihat linardita tertawa seperti itu karena biasanya linardita tidak pernah tertawa seperti itu, kita berdua pun seperti 2 orang gila di malam hari. Setelah itu kita berdua menahan diri untuk berhenti tertawa tetapi itu sangat sulit sampai-sampai rasanya saya inggin buang air kecil di jalan.hhe         
Akhirnya kita berdua pun selesai tertawa dan saya pun bertanya ke linardita "kenapa lo ketawa kaya gitu, gw jadi sakit perut tau." Abisnya, haaaahaaaa gw,haaahaaahaa, ngebayangin, hahaahahaaa kita berdua satu Beca, whhaaawhhaahaaaaa, jawab, Linardita. Setelah linardita menjawab pertanyaan saya kita berdua pun kembali tertawa seperti orang gila lagi.
        Menang biasanya kalo plang les kita pulang naik beca (dari tempat les sampai depan stadion), tapi gara-gara farida di jemput ga mungkin kan saya dan linardita naik beca ? Karena badan kita subur-subur.hha
By : Farah Fariana Safitri 
 Cerita Miss Popon
Waktu saya ulang tahun , saya diceplokin telor sampe 3 kali .yang pertama disekolah di ceplokin sama telor, air pellan, belao,tepung terigu sehabis diceplok saya dipanggil sama pak soleh dan pak ade saya dimarahin dan diceramahin pula dan nagislah saya didepan mereka .
Yang kedua dirumah waktu itu saya di ceplokin lagi pake telor , tepung terigu, wajah saya di templokin sama black forest . pokoknya badan saya baunya gak karuan !yang ketiga dikolam renang udah mah diceburin dikolam renang , ditenggelamin diceplokin telor lagi .hareuuuhh ..pokonya mah saat itu saya gak merdeka !uh 
By : Ivon Nendah
Kisah lucuku... 
Siang hari sebelum hari Raya Idul Fitri, aku sedang tidur siang di kamar. Saat itu kakakku, sedang bermain laptop  dikamar. Tiba-tiba, aku pun mengigau. 
Aku  : “yang dapet wahyu itu nabi Ibrahim apa nabi Muhammad?”(kata kakakku)
kakak :”nabi Muhammad” (jawab kakakku)
Aku  :”iya tah? Bukan tau.. nabi Ibrahim..”
kakak :”aih, nabi Musa kali..”(kakaku menanggapinya)
Aku  :”eh, bukan tau tapi Nabi Muhammad”(akupun langsung terdiam)
kakak :”......??????”
      Percakapan yang tidak sengaja itupun selesai, dikarenakan aku tertidur kembali. Tapi, tidak lama setelah itu,,, 
      Aku  :”sholatullah..salamullah..’alathoha..rosulillah.. sholatullah..salamullah..’alayasin..habibillah.....”(sambil tidur)
      Kakak  :”hahahhahahhahahahha...” (si kakak ketawa tapi gak kedengeran ma aku) 
      Beberapa menit kemudian aku terbangun. Dan si kakak menatapku dan bertanya sambil menahan tawanya, “mimpi apaan lo ndut??” hahahaha.... sindrom lebaran yee?? Apa abis selesai pengajian??. Aku terdiam sejenak, “emang kenapa mba?” tanyaku. “lo tidur sambil nyanyi, terus nanya siapa nabi yang dapet wahyu”, ujar kakakku sambil tertawa. Dan kakakupun menceritakan kejadian itu ke sekeluarga. Merekapun menertawakanku, terlebih lagi kakakku mencantumkannya jadi statusnya di situs pertemanan.
 By : Wandud Si Tukang Putu
Saya  masih ingat, waktu itu saya berumur  5 tahun. Pada saat itu saya mengalami kejadian yang takkan saya lupakan, kejadian yang menurut saya paling menyakitkan.
Saat itu saya sedang bermain di rumah tetangga, saya memanjat pagar yang terbuat dari kayu yang sudah rapuh, ketika saya mencoba turun tiba-tiba kayu yang saya injak patah dan saya pun terjatuh, tidak tahu kebetulan atau tidak tangan kiri saya menghantam batu marmer yang keras dan sebesar batok kelapa. Lalu saya merasakan sakit yang tak tertahankan, saya pun dilarikan ke RS KS. Ternyata dari kejadian itu tangan saya patah dan beberapa syaraf saya mati.
Lalu saya dioperasi dan kemudian menginjak umur 6 tahun tangan saya mulai sembuh. Namun, saat saya masuk ke sekolah dasar, tangan saya patah lagi dan itu diakibatkan oleh keganasan dan keperkasaan kakak senior saya ketika saya bermain sepak bola. Akibat tangan saya yang patah itu, hingga sekarang saya masih merasakan nyeri dan keram jika saya merasa capek dan lemas.
Dari kejadian itu Ibu saya tercinta menasehati saya agar jangan bertingkah lagi, dan berolahraga yang keras. Karena takut tangan saya patah lagi.
Namun sampai saat ini saya tidak berhenti berolahraga, dan saya terus berolahraga tak peduli akan resikonya, karena saya suka berolahraga.
Hingga detik ini saya baik-baik saja dan lengan saya mulai membaik. Saya tinggal menunggu “kapan tangan saya akan patah lagi”. Heeheehee ^^
By : Izzurahman

1 komentar:

  1. Rianto : ini sebenernya cerita lucu ato sedih, mungkin awalnya lucu, tapi akhirnya sedih ya?? karena di tampar ustadz hehe...ok, sip..mana neh cerita anak-anak yang lainnya..ditunggu.

    BalasHapus

Berbagi

Google Search Tool